Breaking News

Recent Posts

Rabu, 08 April 2015

Untuk Menghindari Kecelakaan, Warga di Imbau tak Bakar Jerami di Pinggir Jalan

Ir Lukman Yusuf, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh, mengimbau petani yang areal sawahnya dekat dengan jalan nasional agar tidak membakar jerami atau rumput sawah di dekat jalan raya.

Seperti dikutip dari Serambi.com “Soalnya bisa membuat kabut asap dan rawan terhadap kecelakaan lalu lintas,” kata Lukman kemarin, menanggapi kasus tabrakan antara bus dan truk tronton serta dumptruck yang menewaskan enam orang di Alue Chung, Kecamatan Plimbang, Bireuen, Minggu (5/4) siang.

Secara terpisah kemarin, Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Novianto SIK, mengintruksikan seluruh kapolsek jajarannya agar menyampaikan kepada semua keuchik dan warga dalam wilayah masing-masing untuk tidak membakar jerami di pinggir Jalan Nasional Banda Aceh-Medan yang menjadi ruas lintasan semua kendaraan antarkota dan provinsi.

“Pertama kami jajaran Polres Aceh Besar menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah kecelakaan di Bireuen beberapa hari lalu, sehingga merenggut banyak korban. Itu salah satu penyebabnya, akibat pandangan sopir terhalang akibat asap dari pembakaran jerami di pinggir jalan. Tentu kita tidak menginginkan ada kejadian serupa terulang,” kata AKBP Heru yang dihubungi Serambi, Selasa (7/4).

Menurut Kapolres, instruksi ini ia sampaikan setelah Kasat Lantas Polres Aceh Besar, AKP Abdul Muthaleb yang melaksanakan patroli Operasi Simpatik 2015 bersama anggotanya dan polsek, menemukan 10 titik lokasi jerami dibakar warga di pinggir jalan nasional Banda Aceh-Medan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By